Groundbreaking Apartemen The Parc, Tandai Hadirnya Trend Hunian Coliving Generasi Milenial

20 September 2019 | Berita & Update

PT. Setiawan Dwi Tunggal melakukan prosesi groundbreaking apartemen The Parc – SouthCity di kawasan Pondok Cabe, Tanggerang, Pengerjaan pondasi ini sudah dimulai sejak awal bulan Juli 2019 yang lalu, lebih cepat dari jadwal. The Parc merupakan hunian vertikal ekslusif pertama dan apartemen coliving pertama di kawasan superblock 55 hektar SouthCity.

Dengan berbekal pengalaman panjang dan lebih dari 42 tahun dalam dunia konstruksi serta spesialisasi di bidangnya, PT. Indonesia Pondasi Raya (Indopora) Tbk dipilih sebagai kontraktor khusus pondasi untuk Apartemen The Parc. Rencananya, SouthCity bakal membangun apartemen low rise 3 tower setinggi 13 lantai yang akan menyediakan 1.701 unit apartemen di atas lahan seluas 15.500 m2.Sama seperti serahterima SouthCity Square Juli lalu yang tepat waktu,

Direktur SouthCity, Peony Tang yakin proyek The Parc apartemen juga akan selesai dan diserah terimakan sesuai dengan jadwal. “Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun dari masa peluncuran hingga proses groundbreaking, kami ingin menunjukan komitmen kami sebagai developer terpercaya untuk dapat melakukan proses serah terima kepada para konsumen yang sesuai target, yaitu kuartal II tahun 2022 mendatang,” ujar Peony Tang.

Masih menyasar pangsa pasar milenial, The Parc Apartement memberikan berbagai kemudahan dalam pembayaran. Setelah sukses dengan program ‘Nabung DP’, kini The Parc Apartement mengusung promo cicilan yang sangat terjangkau yaitu Rp 1,5 juta per bulan tanpa booking fee selama masa groundbreaking.

Peony optimis, dengan dibangunnya apartemen The Parc,geliat ekonomi di Pondok Cabe akan kembali bergerak dan menjadi incaran investor dalam berinvestasi. Hal tersebut tampak dari dimulainya berbagai pembangunan infrastruktur yang di prakarsai pemerintah, terutama di kawasan Selatan Jakarta. Beberapa di antaranya adalah pembangunan jalan Tol Depok-Antasari melalui pintu Tol Andara dan Brigif dan jalan Tol Cinere-Jagorawi melalui Pintu Tol Cinere, serta pembangunan jalur MRT Fatmawati dan Lebak Bulus. “Pondok Cabe kini semakin diperhitungkan sebagai kawasan yang pertumbuhan ekonominya berkembang sangat pesat,” kata Peony.

Peony optimistis kehadiran The Parc sebagai hunian coliving pertama di Indonesia akan menjadi angin segar bagi tren pertumbuhan properti di Indonesia, khusunya Jabodetabek. Apalagi trend hunian coliving mejadi salah satu daya tarik bagi generasi milenial yang merupakan target market bagi SouthCity.

“Konsep coliving yang kami tawarkan berbeda dengan hunian lainnya. Kami memberi kesempatan bagi para penghuni untuk berkomunitas dan berkolaborasi, namun tetap mengutamakan kenyamanan, The Parc adalah hunian yang dirancang untuk mendukung kehidupan yang lebih baik. Ini adalah gagasan dari ide yang sudah ada, dirancang bagi kebutuhan generasi milenial yang cenderung menghargai keterbukaan, kolaborasi, jaring sosial, dan bisnis, “ ujar Peony.

Senada dengan Peony, Associate Director SouthCity, Stevie Faverius Jaya memiliki harapan besar bagi perkembangan hunian di kawasan Pondok Cabe dengan dibangunnya The Parc Apartement. Apalagi, akses transportasi yang terkoneksi dengan berbagai macam model transportasi baik pribadi maupun publik yang dapat menghubungkan para penghuni ke pusat kota Jakarta maupun kota-kota lain di sekitar Jakarta, dan fasilitas yang disediakan juga menunjang kebutuhan penghuni yang mendambakan kepraktisan dan kenyamanan.

“Hal terpenting yang ditawarkan kepada pelanggan kami adalah living experience dengan area yang luas dan asri, serta didukung oleh kawasan superblok berfasilitas lengkap. Dan semua ini kami tawarkan dengan harga yang terjangkau dan cara bayar yang mudah bagi generasi milenial,” kata Stevie.

Sejak mulai dipasarkan Juni 2018 lalu, The Parc sudah terjual sekitar 75 persen dari total 391 unit di tower pertama, Summer Tower. “Kami targetkan penjualan hingga 100 persen di tahun ini dan selanjutnya kami akan memasarkan tower kedua,” pungkas Stevie.

SouthCity (PT. Setiawan Dwi Tunggal) jsebagai pengembang optimis, kehadiran proyek apartemen dengan investasi hingga 1 triliun ini dapat memberi angin segar bagi para investor maupun end user, terutama para generasi milenial yang menginginkan hunian sesuai dengan kebutuhan serta lifestyle mereka.

The Parc Apartemen untuk tower pertama yang direncanakan mulai dibangun pada akhir tahun ini menyediakan 3 tipe, yakni Studio (22,55 m2), 1 Bedroom (30,06-37,49 m2) dan 2 Bedroom (46,60 m2). Saat ini, The Parc dibandrol dengan harga promo dan terjangkau mulai dari Rp 357 juta sampai dengan Rp 731 jutaan per unit. Konstruksi tower 1 ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini.

 

Source: Wartabisnis

 

  • SHARE THIS POST